"Globalisasi vs Remaja" :P
Di era globalisa yang semakin
berkembang pesat seperti ini tak dapat dipungkiri bahwa banyak cultur atau
budaya asing yang masuk dan berkembang di kalangan para remaja yang membuat
adanya pergeseran budaya ataupun tingkah laku di kalangan masyarakat termasuk
para remaja. Di jaman yang serba instan ini, membuat sebagian besar para remaja
kehilangan jati dirinya sehingga mereka lupa akan tugas mereka yang
sesungguhnya. Para remaja yang seharusnya dapat menjadi wadah untuk dapat
mengontrol diri dan lingkungannya, namun fakta dilapangan malah sebaliknya.
Meraka terbuai dan terlena akan kemudahan dan kecanggihan teknologi yang sedang
berkembang pesat saat ini. Banyak remaja yang saat ini semakin malas dan tak
mau melakukan hal-hal yang bermanfaat.
Remaja yang merupakan salah satu aspek ataupun unsur dalam perubahan suatu bangsa harus mampu bertahan
dan mengontrol diri agar tidak begitu saja menerima segala sesuatu hal baru
yang dapat merubah prilaku dan jati diri.
Sebagai remaja
yang baik seharusnya mampu memilah dan memilih kebiasan kebiasaan baru yang
datang serta mampu membedakan mana yang baik dan buruk bagi dirinya.
Banyak penyimpangan penyimpangan yang dilakukan oleh para
remaja seperti contoh tawuran antar pelajar. Tawuran terjadi karena sudah
hilangnya rasa tenggang rasa dan empati pada diri mereka sehingga tawuran
menjadi jalan pintas dalam menyelesaikan masalah. Remaja sebagai agent pengontrol
dan sebagai agent perubahan seharusnya dapat mengontrol diri dan membawanya
kearah yang lebih baik.
Jika sudah seperti ini, lalu siapa yang harus
disalahkan.?? Peran semua onknum masyarakat terutama keluarga sangatlah
penting. Orang tua seharusnya dapat membatasi anak anaknya dari budaya budaya
baru yang masuk kedalam lingkungan masyarakat agar anak mereka tidak masuk
terlalu jauh kedalam hal yang kurang baik.
Sejak dini anak harus di didik dengan pembelajaran yang
tidak hanya menekankan pada kecerdasan anak saja, anak juga harus ditanami
pembelajaran yang menekankan pada ahlak dan budi pekerti. Penanaman ahlak dan
juga budi pekerti pada anak sangatlah pentimg, karena hal ini penting untuk
menghasilkan generasi yang berkompetensi serta memiliki sikap dan perilaku yang
baik demi kemajuan suatu Negara.
Pengawasan dari orang tua dan masyarakat serta Kesadaran
dari dalam diri anak merupakan aspek terpenting agar terciptanya generasi yang
mampu merubah bangsa dan Negara menuju kearah yang lebih baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar